Mengenal “Bought”: Bentuk Ketiga Verb “Buy” dan Panduan Penggunaannya

Mengenal Bentuk Kata Kerja “Buy Verb 3”: Panduan Lengkap dan Contoh Penggunaan

Dalam belajar bahasa Inggris, kita seringkali dihadapkan dengan berbagai bentuk kata kerja, terutama kata kerja tidak beraturan atau *irregular verbs*. Salah satu kata kerja yang sering digunakan adalah “buy” (membeli). Nah, artikel ini akan membahas secara mendalam tentang “buy verb 3”, yaitu bentuk lampau dan *past participle* dari kata kerja “buy”, yang seringkali membingungkan bagi pelajar bahasa Inggris.

Kita akan mengupas tuntas bagaimana menggunakan “bought” dengan benar dalam berbagai konteks kalimat, memberikan contoh-contoh yang jelas, serta membedakannya dengan bentuk kata kerja lainnya. Mari kita mulai petualangan menjelajahi dunia tata bahasa Inggris!

Apa Itu “Bought”?

“Bought” adalah bentuk *past tense* (lampau) dan *past participle* dari kata kerja “buy” (membeli). Ini berarti “bought” digunakan untuk menyatakan tindakan membeli yang sudah terjadi di masa lalu. Bentuk ini sama untuk kedua fungsi tersebut, yaitu baik sebagai kata kerja utama dalam kalimat *past tense* maupun sebagai bagian dari *perfect tense*.

Perlu diingat bahwa “buy” adalah *irregular verb* (kata kerja tidak beraturan), yang berarti bentuk lampau dan *participle*nya tidak mengikuti pola penambahan “-ed” seperti kata kerja reguler. Oleh karena itu, penting untuk menghafal bentuk “bought” agar tidak salah dalam penggunaannya.

Kapan Menggunakan “Bought” sebagai Past Tense?

Sebagai *past tense*, “bought” digunakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan membeli telah selesai dilakukan di masa lalu. Biasanya, kalimat *past tense* menggunakan keterangan waktu seperti “yesterday”, “last week”, “two years ago”, atau keterangan waktu lainnya yang menunjukkan kejadian lampau.

Contohnya:

  • I *bought* a new car yesterday. (Saya membeli mobil baru kemarin.)
  • She *bought* a gift for her mother last week. (Dia membeli hadiah untuk ibunya minggu lalu.)
  • They *bought* a house two years ago. (Mereka membeli rumah dua tahun lalu.)

Kapan Menggunakan “Bought” sebagai Past Participle?

Sebagai *past participle*, “bought” digunakan dalam *perfect tense*, seperti *present perfect, past perfect*, dan *future perfect*. *Perfect tense* digunakan untuk menyatakan tindakan yang sudah selesai dilakukan pada suatu waktu tertentu, atau tindakan yang memiliki relevansi dengan waktu sekarang.

Contohnya:

  • I have *bought* the tickets. (Saya sudah membeli tiketnya.) – *Present Perfect*
  • She had *bought* the dress before the party. (Dia sudah membeli gaun itu sebelum pesta.) – *Past Perfect*
  • By next week, I will have *bought* all the necessary supplies. (Minggu depan, saya akan sudah membeli semua perlengkapan yang dibutuhkan.) – *Future Perfect*

Perbedaan “Buy”, “Buying”, dan “Bought”

Penting untuk memahami perbedaan antara “buy”, “buying”, dan “bought” agar tidak tertukar dalam penggunaannya. “Buy” adalah bentuk dasar (infinitive) dari kata kerja, “buying” adalah bentuk *present participle* (digunakan dalam *continuous tense*), dan “bought” adalah bentuk *past tense* dan *past participle*.

Berikut perbandingan penggunaannya:

  • Buy: I want to *buy* a new phone. (Saya ingin membeli telepon baru.)
  • Buying: I am *buying* groceries at the supermarket. (Saya sedang membeli bahan makanan di supermarket.)
  • Bought: I *bought* a book yesterday. (Saya membeli buku kemarin.)

Contoh Kalimat Menggunakan “Bought” dalam Berbagai Konteks

Agar lebih memahami cara penggunaan “bought”, berikut beberapa contoh kalimat dalam berbagai konteks:

Contoh:

  • He *bought* a new bicycle for his son. (Dia membeli sepeda baru untuk putranya.)
  • We *bought* plane tickets to Bali. (Kami membeli tiket pesawat ke Bali.)
  • She has *bought* all the ingredients for the cake. (Dia sudah membeli semua bahan untuk kue.)
  • They had *bought* the property before the prices went up. (Mereka sudah membeli properti itu sebelum harganya naik.)

Penggunaan dalam Kalimat Negatif

Dalam kalimat negatif, “bought” biasanya digunakan bersama dengan auxiliary verb “did not” (didn’t) untuk *past tense* dan “have/has not” (haven’t/hasn’t) atau “had not” (hadn’t) untuk *perfect tense*.

Contoh:

  • I *didn’t buy* anything at the store. (Saya tidak membeli apa pun di toko.)
  • She *hasn’t bought* a new dress yet. (Dia belum membeli gaun baru.)

Penggunaan dalam Kalimat Tanya

Dalam kalimat tanya, auxiliary verb “did” diletakkan di awal kalimat untuk *past tense*, dan “have/has” atau “had” diletakkan di awal kalimat untuk *perfect tense*.

Contoh:

  • *Did* you *buy* a new computer? (Apakah kamu membeli komputer baru?)
  • *Have* you *bought* the concert tickets? (Apakah kamu sudah membeli tiket konser?)

Kesimpulan

“Bought” adalah bentuk *past tense* dan *past participle* dari kata kerja “buy” yang penting untuk dipahami dalam tata bahasa Inggris. Dengan memahami kapan dan bagaimana menggunakan “bought” dengan benar, kemampuan berbahasa Inggris Anda akan semakin meningkat.

Jangan ragu untuk terus berlatih dan mencari contoh-contoh lainnya agar semakin mahir menggunakan “bought” dalam berbagai situasi. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu Anda dalam belajar bahasa Inggris!